Beranda > Uncategorized > Benarkah, Antasari Azhar “PEMBUNUH”.

Benarkah, Antasari Azhar “PEMBUNUH”.

Indonesia adalah negara besar yang memiliki keanekaragaman suku, agama dan budaya. Hal tersebut patut di banggakan , tetapi Indonesia punya penyakit yang tenar di dunia yaitu korupsi. Korupsi ada di mana2 dan terjadi secara sistematis, artinya seringkali korupsi di lakukan dengan rekayasa yang canggih. Masyarakat yang terbiasa korup, akan sulit membedakan mana tindakan yang korup dan mana tindakan yang bukan korup. Korupsi sangat merugikan rakyat, Koruptor bisa menuai keuntungan serta manfaat dari korupsi, tetapi rakyatlah yang harus menanggungnya. Koruptor mengambil kekayaan atau kesempatan yang seharusnya dapat di pergunakan untuk memakmurkan kehidupan rakyat.

KPK (Komisi Pemberantasan korupsi) punya andil besar dalam pemberantasan korupsi . Tindakan yang di lakukan untuk menanggulangi korupsi melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan. Perjalanan KPK sejauh ini menuai hasil yang memuaskan, KPK tidak memandang siapa yang menjadi tersangka, tetapi kesalahan apa yang mereka perbuat. Mulai dari kasus ikan ‘teri’ hingga kasus ikan ‘kakap’ semua di sikat habis KPK, bahkan Aulia Pohan (Besan Presiden) ta’ menyangka dia bakal merasakan dinginnya sel penjara. Luar biasa Bukan…….

Kesuksesan KPK tidak lepas dari racikan bumbu “rujak” X-tra pedas dari tanga dingin Antasari Azhar, sosok yang ketika muncul di TV mempunyai mimik wajah tegas dan jarang bahkan tidak pernah tersenyum. Satu tahun belakangan Antasari Azhar memang menjadi buah bibir masyarakat Indonesia, karena prestasi tentunyaa.., tetapi juga menjadi “hama” yang wajib di musnahkan dengan cara apapun oleh para “petani” korupsi. Koruptor adalah musuh negara , namun banyak koruptor yang menjadi penggede negara. Abdi2 negara banyak yang berurusan dengan KPK, yaaa.. uruan apa lagi kalau tidak tersandung masalah korupsi.

Antasari Azhar terpilih menjadi ketua KPK yaitu badan yang mempunyai kewenangan luas (penyelidikan, penyidikan, penuntutan) dan Independen (mandiri dan bebas dari kekuasaan manapun) dalam hal pemberantasan korupsi bukanlah suatu “anugerah” melainkan “musibah”. Ancaman, teror dari hal masuk akal hingga yang di luar akal semua seolah olah dihadapan Antasari Azhar, sebagai orang nomor satu di KPK tentu ini pekerjaan yang beresiko, harus mempunyai komitmen Lillahi Ta’ala dalam hal menjalankan tugasnya, alangkah menggemparkan petir bertaburan diatas langit gedung KPK, Sang Raja menjadi tersangka kasus pembunuhan……….., benarkah semua ini..atau jangan2 hanya mimpi…..

Tepat hari Senin, 4 mei 2009 Antasari Azhar ditetapkan menjadi tersangka kasus pembunuhan Nasaruddin Zulkarnain (ada yang menyebut Nasruddin) direktur Bumi Putra Rajawali Banjar….. bukti2 memberatkan Antasari Azhar untuk di jadikan tersangka bahkan bisa di sebut “Otak Pembunuhan”, Apakah benar Antasari dan Nasruddin berebut “Bidadari”……..?

Langit tidak selamanya cerah, hidup tidak selamanya indah. Sebaik2 orang banyak pula yang membencinya begitu juga sebaliknya sejahat2nya orang banyak pula yang menyukainya. Apakah kematian Nasruddin hanya tumbal permainan orang2 berpengaruh, ataukah murni tragedi cinta segi tiga…?. sekedar mengingatkan serial TV “Prison Break”, disitu menceritakan bahwa begitu bersih dan profesionalnya para penjahat dalam menjebak seseorang yang tidak bersalah menjadi tersangka kasus pembunuhan adik Wapres AS, bahkan bukti2 memberatkan sang “ayam” itu Apakah mungkin serial TV itu dapat diterapkan di Indonesia…, melihat bukti2 Antasari pantas jadi tersangka, tetapi masalah wanita tidak bisa di jadikan alasssaaannnn.

Kategori:Uncategorized
  1. nur
    Mei 6, 2009 pukul 9:22 am

    Satu kalimat: penuh konspirasi ……

    • asbabani
      Mei 7, 2009 pukul 5:20 am

      sangat penuh konspirasi

  2. asbabani
    Mei 7, 2009 pukul 5:23 am

    sadiiiisss

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: